Di Balik "Ampera Ilmu Kudu" dan "Lamegogo": Filosofi yang Membentuk Karakter Mahasiswa Universitas Tama Jagakarsa
Rabu, 28 Oktober 2026
[Kanal Media UTAMA] — Di tengah perkembangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis, Universitas Tama Jagakarsa (UTAMA) hadir sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menanamkan nilai perjuangan dan kepedulian sosial kepada mahasiswanya. Dikenal dengan semangat "Lamegogo" dan semboyan "Ampera Ilmu Kudu", Universitas Tama Jagakarsa memiliki identitas khas yang membedakannya dari banyak perguruan tinggi lainnya.
Universitas Tama Jagakarsa didirikan pada 28 Oktober 2004 oleh Prof. Drs. H. Tama Sembiring, S.H., M.M., seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memiliki komitmen besar terhadap pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pendirian universitas ini dilandasi oleh tekad untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Secara kelembagaan, Universitas Tama Jagakarsa berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Jagakarsa. Kampus ini berlokasi di Jalan TB Simatupang No. 152, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut tergolong strategis dan mudah diakses, sehingga mendukung kelancaran aktivitas akademik serta memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam menjangkau berbagai fasilitas penunjang pendidikan. Dalam perkembangannya, Universitas Tama Jagakarsa dikenal luas dengan julukan “Kampus Lamegogo”. Istilah “Lamegogo” berasal dari bahasa Batak Karo yang memiliki arti “jangan menyerah” atau “tetap bersemangat”.
Filosofi tersebut mencerminkan nilai-nilai yang ditanamkan universitas kepada mahasiswa, yaitu semangat pantang menyerah, ketekunan, serta daya juang tinggi dalam menempuh pendidikan dan menghadapi tantangan kehidupan. Julukan tersebut tidak hanya menjadi identitas kampus, tetapi juga menggambarkan budaya akademik yang terus dibangun dalam lingkungan universitas.
Selain semangat "Lamegogo", Universitas Tama Jagakarsa juga memiliki semboyan yang telah menjadi bagian dari identitas kampus, yaitu "Ampera Ilmu Kudu". Semboyan ini tidak hanya terpampang di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai-nilai yang ingin ditanamkan kepada seluruh sivitas akademika.
Ampera dimaknai sebagai singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Nilai ini mencerminkan kepedulian terhadap masyarakat serta komitmen untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu landasan Universitas Tama Jagakarsa dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan terjangkau.
Sementara itu, Ilmu Kudu mengandung makna bahwa ilmu pengetahuan harus dikuasai, dimanfaatkan, dan dikembangkan untuk mencapai kesuksesan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Kata "kudu" yang dalam bahasa Jawa berarti "harus" mencerminkan dorongan untuk terus belajar, berkembang, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Melalui semboyan tersebut, Universitas Tama Jagakarsa mendorong mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik, meraih prestasi, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja
Melalui nilai tersebut, Universitas Tama Jagakarsa berupaya menghadirkan pendidikan yang terbuka dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Selanjutnya, semboyan “Ilmu Kudu” memiliki makna filosofis yang mendalam bagi seluruh sivitas akademika universitas. Kata “kudu” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “harus bisa”. Makna “Ilmu Kudu” dalam lingkungan kampus diartikan sebagai dorongan untuk mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu, meraih prestasi, serta siap memasuki dunia kerja setelah lulus. Filosofi tersebut juga mengajarkan pentingnya semangat juang dalam menghadapi berbagai tantangan, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika telah terjun ke masyarakat.
Selain itu, Ilmu Kudu juga mengandung pesan agar mahasiswa maupun seluruh elemen kampus terus berkembang, pantang menyerah, dan selalu berusaha menjadi lebih baik dalam setiap proses pendidikan. Lebih dari sekadar semboyan, “Ilmu Kudu” diharapkan menjadi motivasi agar setiap insan akademik mampu mencapai kesuksesan dalam karier dan profesi, tanpa melupakan nilai budi pekerti.
Nilai-nilai yang terkandung dalam semangat "Lamegogo" dan semboyan "Ampera Ilmu Kudu" menjadi fondasi penting dalam membangun budaya akademik Universitas Tama Jagakarsa. Semangat pantang menyerah, kepedulian sosial, serta komitmen untuk terus belajar dan berkembang diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, Universitas Tama Jagakarsa berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, lingkungan belajar yang kondusif, serta berbagai program yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Bagi calon mahasiswa yang ingin menjadi bagian dari kampus yang menjunjung tinggi semangat perjuangan, karakter, dan prestasi, Universitas Tama Jagakarsa membuka kesempatan untuk bergabung melalui berbagai program pendidikan yang tersedia. Informasi mengenai program studi, penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai kegiatan kampus dapat diperoleh melalui kanal resmi Universitas Tama Jagakarsa dan Instagram @utamajagakarsa_official.
Bersama semangat "Lamegogo" dan nilai "Ampera Ilmu Kudu", Universitas Tama Jagakarsa terus melangkah untuk mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
penulis : Ulfah Fauziah